MAHASISWA KKN MENGAJAR DI DESA DUKUNANYAR
![]() |
| Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby |
Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Divisi Pendidikan dan Kesehatan (Penkes) Reguler Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik turut serta dalam mendidik siswa di Desa Dukunanyar, seperti Bimbingan Belajar yang dilakukan pada hari Jumat, (27/7) di Balai Desa Dukunanyar. Peserta adalah siswa SD kelas 1-3. “Kami melihat metode belajar yang diterapkan disini terlalu tradisional. Minimnya kesadaran orang tua mengakibatkan pelajar di Desa Dukunanyar malas belajar,” tutur Maulita Ilham Solikhah-Ketua Divisi Penkes Kelompok KKN Reguler Desa Dukunanyar.
Pendidikan utama adalah jembatan menuju kesuksesan yang harus dimulai sejak dini. Maulita dan timnya berkesempatan untuk mengajar di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 10 selama beberapa hari. Melalui metode belajar bersama sambil bermain, siswa TK tidak merasa bosan dan pengajaran yang diajarkan sesuai dengan kurikulum yang berlaku juga disertai dengan praktek, sehingga membuat siswa TK lebih mudah memahami dan mengerti. Maulita berharap kegiatan ini akan berguna bagi siswa TK terutama dalam pembentukkan karakter. Selain itu, Divisi Penkes Kelompok KKN Desa Dukunanyar juga memberikan pelatihan Mind Mapping kepada para guru di Ponpes Ihyaul Ulum. “Tidak hanya para santri, kami pun mengajari para guru. Sehingga program kami nantinya tidak berhenti selepas kami menyelesaikan pengabdian KKN kami,” kata Maulita.
Kegiatan pengajaran oleh Kelompok KKN Desa Dukunanyar disambut baik oleh Susanto Firman Nur-Kepala Desa Dukunanyar. Susanto mengaku senang dengan program seperti ini karena dapat memberi manfaat dan pengetahuan kepada siswa dan guru. “Selama ini kegiatan KKN dari perguruan tinggi lain hanya datang dan pergi saja. Tim KKN UNTAG Surabaya ini yang terbaik, karena mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Apalagi semua anak dari semua RT mendapatkan kesempatan belajar, sehingga tidak ada rasa iri dan kesenjangan pada orangtua,” ungkapnya. Susanto berterima kasih atas hibah buku dan penataan Perpustakaan Balai Desa karena dinilai mampu meningkatkan literasi pada anak di Desa Dukunanyar. (Um/zee)
| www.untag-sby.ac.id |

Komentar
Posting Komentar