Ide Kreatif Daur Ulang Botol Plastik Mahasiswa KKN Untag Surabaya
![]() |
| Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby |
Botol plastik bekas adalah bahan limbah anorganik yang sulit untuk terurai, hal ini sangat tidak bijak jika kita membuangnya begitu saja. Hal ini baik jika kita bisa menyulap botol plastik menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.
Guna mengurangi limbah botol plastik, Divisi Pendidikan dan Kesehatan (Penkes) Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Non Reguler Kelurahan Menur Pumpungan menyelenggarakan pelatihan pengelolaan botol plastik dan pentingnya tumbuhan bagi manusia, Sabtu, (18/5). Bertempat di SD Al-Amin Surabaya pelatihan ini mengambil tema “Cintai Bumi, Ciptakan Kreativitas dengan Kurangi Sampah”. Michael Wibowo Ketua Divisi Penkes menuturkan, “Kami mencoba mengasah dan mengembangkan kreativitas serta bakat seni para siswa/i SD Al-Amin Surabaya dengan menciptakan kreativitas daur ulang dari botol plastik”.
Ada banyak kreativitas daur ulang dari botol plastik bekas. Namun pada kesempatan ini, botol plastik bekas dikreasikan menjadi media atau tempat untuk menanam tanaman toga yang dikreasikan dengan berbagai warna unik dan menarik. “Jadi siswa/I SD Al – Amin tidak hanya kita ajari membuat saja, akan tetapi juga kita minta untuk memberikan warna-warna yang mereka sukai,” kata Michael.
Para siswa/i sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Pasalnya karya mereka dinilai langsung oleh guru mereka. Saskya Ika salah satu siswi SD Al-Amin Surabaya mengaku, “Saya ingin berkreasi lagi dengan botol plastik bekas di rumah. Terimakasih kakak-kakak mahasiswa, yang sudah mengajarkan kami tentang kreativitas daur ulang dari botol plastik bekas”.
Di samping melatih kreativitas, kegiatan ini menambah wawasan siswa/i SD Al-Amin Surabaya akan bahaya penggunaan botol plastik dan pentingnya tumbuhan diarea kita. Komariyah,S.Pd - Kepala SD Al-Amin Menur Pumpungan Surabaya menyambut baik pelatihan ini. “Mahasiswa KKN UNTAG sudah memberikan siswa/i pembelajaran yang baik untuk mengurangi botol bekas dengan membuat kreasi dari botol plastic bekas maupun tanaman toga kepada anak-anak saya. Itu merupakan ilmu yg baru buat mereka. Saya juga berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah memberikan kenang-kenangan tanaman toga yang tentu saja mempercantik sekolah kami,” katanya. (um/aep)
| www.untag-sby.ac.id |

Komentar
Posting Komentar